apa itu litespeed

Apa Itu LiteSpeed? Cari Tahu Arti, Fitur dan Keunggulannya

Beberapa orang mungkin masih asing dengan LiteSpeed atau LSWS yang menjadi salah satu web server terbaik.

Tak heran, kalau kehadiran LiteSpeed bisa menjadi hal yang cukup dipertimbangkan menjadi komponen untuk membangun suatu situs web.

Kinerja handal serta fitur LiteSpeed yang lengkap membuatnya bisa bersaing dengan Apache, Nginx, Cloudflare Server hingga Microsoft IIS.

LiteSpeed juga cocok untuk kamu yang sedang mencari web hosting murah supaya dapat meningkatkan performa website menjadi lebih maksimal.

Jika ingin mengetahui informasi lebih mendalam seputar apa itu LiteSpeed, fitur lengkap dan keunggulannya, maka bisa simak ulasannya berikut ini.

Mengenal Apa Itu LiteSpeed

LiteSpeed menjadi salah satu web server terbaik dan populer yang memiliki banyak sekali pengguna.

Melansir dari W3Techs, LiteSpeed berhasil mendapatkan peringkat ke-4 yang memiliki total pengguna sekitar 8,2 persen.

Pada urutan pertama, ada Apache dengan jumlah pengguna 34,2%, urutan kedua ada Nginx dengan total pengguna sebanyak 33,7%, kemudian di urutan ketiga ada Cloudflare Server yang memiliki pengguna dengan jumlah 17,9%.

Pengembang resmi dari web server ini adalah LiteSpeed Technologies.

Server ini terkenal sebagai “Apache drop-in replacement”, dimana LiteSpeed menggunakan konfigurasi sama dengan Apache.

Sehingga, bagi kamu yang ingin beralih dari Apache ke LiteSpeed, maka prosesnya akan jauh lebih mudah.

Saat menggunakan LiteSpeed Web Server, kinerja akses website akan 50x jauh lebih cepat, apabila dibandingkan dengan server biasa.

Pasalnya, LiteSpeed memiliki performa tinggi, ringan, cepat, stabil dan handal untuk menangani beragam pekerjaan berskala besar.

Selain itu, teknologi yang ada dalam LiteSpeed bisa menggantikan Apache Web Server tanpa perlu mengubah konfigurasi dari programnya sendiri.

Oleh karenanya, LiteSpeed efektif untuk membantu kamu supaya dapat membangun infrastruktur web yang lebih handal.

Bahkan, dashboard yang ditampilkan pada website pun terbilang sederhana, sehingga mudah untuk digunakan oleh para pemula.

Fitur-fitur LiteSpeed Terlengkap

Ketika akan memilih suatu web server, fitur menjadi pertimbangan utama yang mesti diperhatikan dengan baik.

Nah, berikut ini ada beberapa fitur LiteSpeed terlengkap yang bisa kamu ketahui, yaitu:

1. Server APIs

Fitur Server APIs berfungsi untuk melakukan komunikasi antar web server dengan aplikasi eksternal.

Performanya terbilang efisien dan bisa kamu gunakan untuk beberapa aplikasi eksternal, seperti Python, PHP dan Ruby.

2. Sistem Operasi

Dukungan sistem operasi yang ada pada LiteSpeed Web Server cukup banyak, sehingga tidak perlu khawatir bahwa perangkat yang digunakan tidak kompatibel.

Beberapa perangkat yang bisa digunakan untuk LiteSpeed, yaitu Mac, Linux, Solaris, FreeBSD, serta OSX.

3. GZIP Compression

Fitur GZIP Compression digunakan untuk menghemat bandwidth data dengan cara mengecilkan ukuran file yang akan dikirimkan ke klien nantinya.

Kalau kamu pengguna WordPress yang ingin menggunakan GZIP Compression, maka disarankan untuk mendownload plug in lagi.

Tetapi, jika Anda sudah menggunakannya, maka tidak perlu menginstal plugin.

4. Control Panels

LiteSpeed Web Server dapat bekerja dengan baik dan optimal di seluruh kontrol panel yang Apache gunakan.

Plugin ini dapat mengontrol fungsi web server dari panel menggunakan beberapa plugin, seperti Direct Admin, cPanel dan Plesk.

5. Konfigurasi File Apache

Perlu kamu tahu bahwa LiteSpeed sudah didesain supaya mampu menonaktifkan file httpd.conf dan .htacces.

Jadi, kalau ingin berpindah dari salah satu software web server ke LiteSpeed, kamu tidak perlu melakukan konfigurasi lagi.

Pasalnya, web server ini sudah memiliki kemampuan untuk menggunakan pengaturan yang ada, kemudian memprosesnya dengan event-driven architecture.

6. SSL Acceleration

Melalui fitur ini, LiteSpeed dapat mengirimkan laman HTTPS tiga kali lebih cepat daripada Apache.

7. Mendukung Penuh .htaccess

Fitur ini memungkinkan LiteSpeed dapat membaca file .htaccess secara otomatis yang mana diproses melalui sistem cache .htaccess.

8. Modul Apache

LiteSpeed juga sudah kompatibel dengan seluruh core Apache Model, termasuk mod_cache, mod_rewrite, mod-Include, hingga mod_security.

9. Concurrent Connections

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa LiteSpeed menggunakan event-driven architecture yang membuat server dapat melayani ratusan sampai dengan ribuan concurrent connections alias koneksi serentak.

10. Koneksi dan Pembatasan Bandwidth

LiteSpeed web server memiliki koneksi per-IP, bandwidth throttling, hingga permintaan (request).

Melalui fitur kustom ini, IP yang membuat terlalu banyak koneksi serta permintaan maupun terlalu banyak bandwidth akan terkunci.

Hal ini dapat menjadi sistem keamanan yang baik untuk web kamu supaya dapat menghentikan penyerang sebelum masuk ke server.

11. Kompatibel dengan CageFS

Teknologi yang ada pada LiteSpeed terhubung dengan CloudLinux, sehingga dapat mendukung sistem operasi yang banyak digunakan di dalam industri share hosting, salah satunya dalam email hosting untuk perusahaan.

Selain beberapa fitur di atas, kamu bisa mendapatkan banyak fitur lainnya, seperti proteksi brute force untuk wp-login-php, PHP Selector, dan masih banyak lagi.

Keunggulan LiteSpeed Web Server untuk Website

Ada beberapa macam keunggulan yang bisa kamu dapatkan ketika menggunakan LiteSpeed Web Server untuk pengembangan website, yaitu:

1. Performa Website Menjadi Lebih Cepat

Fitur-fitur LiteSpeed seperti GZIP Compression, arsitektur event-driven, serta concurrent connections membuat web server ini mampu bekerja lebih cepat daripada web server lain.

Dengan adanya fitur GZIP Compression, file yang akan dikirimkan ke browser akan dikompres supaya ukuran menjadi lebih kecil.

Kalau tidak menggunakan fitur ini, file ukuran besar yang akan dikirim ke browser pun akan terkirim apa adanya karena tidak melewati proses pengompresan.

Tentunya, hal itu akan membutuhkan waktu yang lama, terutama jika bandwidth yang digunakan terbatas.

Sementara concurrent connections dan arsitektur event-driven akan membantu LiteSpeed dalam proses pengelolaan sumber daya yang dimilikinya.

Dengan begitu, web server pun bisa berjalan dengan maksimal serta efektif untuk mengembangkan website milik kamu tersebut.

2. Mengamankan Website

LiteSpeed Web Server sudah mengembangkan proteksi sistem keamanan terhadap DDOS dengan bandwidth yang dibatasi.

Pasalnya, dalam LiteSpeed, IP yang terlalu banyak menggunakan koneksi serta permintaan maupun terlalu banyak bandwidth akan diblokir.

Sehingga, penyerang yang ingin masuk ke sistem server dapat dihentikan, tepatnya sebelum mereka mulai masuk ke dalamnya.

Tak hanya itu, LiteSpeed juga terkenal dapat mengamankan wp-login.php dari serangan brute force melalui sistem proteksi yang telah ada dalam WordPress sendiri.

Kesimpulan

Setelah menyimak informasi diatas, maka dapat disimpulkan bahwa LiteSpeed menjadi web server yang cukup handal dan efektif, apabila dibandingkan dengan web server lain, seperti Apache.

Fitur yang dimiliki oleh LiteSpeed sangat lengkap dengan performa yang cepat, serta keamanan yang handal untuk mengatasi serangan dari para peretas.

Apabila sebelumnya kamu menggunakan Apache Web Server dan ingin berpindah ke LiteSpeed, maka tidak perlu khawatir, ya.

Sebab, LiteSpeed mampu membaca serta menggunakan file konfigurasi Apache dengan baik.

Itulah informasi mengenai apa itu LiteSpeed secara lengkap yang bisa kamu ketahui.

Jadi, apakah kamu sudah siap untuk menggunakan LiteSpeed pada website?

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.