Cara Menambah Subscriber Channel Telegram Secara Organik

Mengulas tips dan trik bagaimana cara menambah subscriber channel Telegram secara organik.

Salah satu kelebihan fitur yang dimiliki oleh aplikasi Telegram adalah terdapat fitur channel yang dapat digunakan oleh semua orang.

Di dalam channel Telegram, kamu dapat membuat konten-konten menarik tentang topik tertentu sesuai keinginan kamu.

Misalnya, kamu mendirikan channel Telegram dengan topik film, musik, hobi, pendidikan, dan lainnya.

Namun, pastikan satu channel Telegram hanya memiliki satu topik saja agar lebih terstruktur dan mudah dalam menemukan followers-nya.

Jika channel baru saja dibentuk, tentu belum ada pelanggan yang bergabung, bukan?

Oleh karena itu, kamu dapat melakukan beberapa cara menambah subscriber channel Telegram secara organik berikut ini.

1. Pilih satu topik yang menarik

Saat kamu sedang memikirkan suatu topik untuk channel Telegram, pastikan bahwa topik yang akan diangkat sedang banyak dibutuhkan oleh banyak orang.

Dalam hal ini, kamu tidak boleh melakukannya secara acak dan harus melalui sebuah riset terlebih dahulu.

Sehingga, kamu dapat membuat suatu channel Telegram yang kekinian, serta disukai dan dibutuhkan oleh banyak orang.

Dengan begitu, ketika seseorang melihat judul channel kamu dan sesuai dengan apa yang mereka cari selama ini, maka tanpa pikir panjang mereka akan langsung bergabung sebagai subscriber.

Nah, apabila jumlah followers sudah semakin banyak, usahakan untuk selalu memberikan update postingan secara rutin.

Pastikan postingan yang kamu update masih berkaitan dengan topik agar para followers semakin betah dan tidak berkurang.

Di sini, kamu dapat memilih beragam topik menarik yang sedang populer, seperti topik bisnis, marketing, saham, blogging, dan masih banyak lagi.

2. Bikin nama channel yang mudah ditemukan

Apabila kamu sudah menentukan topik yang akan digunakan, kini saatnya untuk membuat channel Telegram tersebut.

Pastikan nama channel yang kamu buat mudah dibaca dan ditemukan dengan keyword sederhana.

Maksudnya, tidak perlu menggunakan nama yang panjang dan sulit untuk dimengerti, kamu bisa menggunakan nama channel yang mengandung topik.

Dengan begitu, setiap orang yang sedang mencari channel dengan topik serupa akan langsung menemukan channel yang sudah kamu buat.

Saat mereka melihat isi channel kamu yang rajin membuat postingan konten dan relevan dengan yang mereka butuhkan saat ini, maka tanpa pikir panjang mereka pun akan segera bergabung menjadi pelanggan.

Tak hanya itu, apabila kamu ingin membuat nama channel dengan tambahan simbol agar terlihat menarik, maka bisa-bisa saja, kok.

Hal ini akan membuat tampilan nama channel Telegram milikmu lebih keren dan aesthetic, sehingga mengundang banyak orang untuk masuk dan bergabung.

3. Gunakan foto profil yang menarik

Foto profil menjadi suatu hal yang penting dalam suatu channel, sebab kebanyakan orang akan melihat profilnya terlebih dahulu sebelum bergabung.

Hal ini dikarenakan channel yang tidak memiliki foto profil dianggap tidak beroperasi dan tidak memberikan informasi apapun.

Oleh sebab itu, foto profil yang menarik akan memberikan kesan kepercayaan kepada para pengguna Telegram agar mereka dapat bergabung saat itu juga.

Kamu dapat memilih dan menggunakan foto profil sesuai judul serta topik yang diangkat.

Misalnya, jika kamu mengangkat topik tentang saham, maka gunakan foto yang berkaitan dengan saham.

Namun, jika kamu menggunakan topik terkait pendidikan, maka gunakan foto profil yang berkaitan dengan pendidikan dan terlihat menarik.

Atau, kamu juga bisa membuat logo sendiri untuk channel kamu. Kalau kamu tidak bisa mendesain logo sendiri, kamu bisa pakai jasa desain logo yang bertebaran di pasaran.

Intinya, jangan sampai kamu membuat foto profil kosong begitu saja.

4. Tulis deskripsi yang menarik

Di sebuah channel Telegram, kamu dapat membuat deskripsi yang mampu menarik hati para pengguna Telegram lain.

Sebuah deskripsi yang bagus dan menarik adalah deskripsi yang terdiri dari beberapa kalimat jelas, padat, dan mudah dimengerti.

Channel yang memiliki deskripsi tentu akan lebih menarik dan mengundang banyak orang untuk bergabung, ketimbang channel yang tidak memiliki deskripsi sedikit pun.

Sebab, kebanyakan orang yang akan bergabung ke dalam channel akan melihat deskripsi terlebih dahulu.

Tulis deskripsi singkat dan padat tentang channel yang kamu kelola. Mulai dari topiknya yang membicarakan tentang apa, siapa yang mengelolanya, dan lain sebagainya.

Sehingga, deskripsi channel Telegram menjadi suatu tulisan yang memuat informasi mengenai channel secara keseluruhan.

5. Konsisten update konten

Cara menambah followers channel Telegram secara organik dapat kamu lakukan dengan konsisten dalam melakukan update konten.

Konsisten disini memang berperan penting dalam menambah atau meningkatkan jumlah followers dalam jangka waktu panjang.

Perlu dicatat bahwa konten yang kamu update mesti berkaitan dengan topik dan kebutuhan para member di dalam channel tersebut.

Di sini kamu mesti memprioritaskan para subscriber yang sudah lama bergabung dengan cara memuaskan mereka melalui konten-konten yang diinginkannya.

Hal ini tentu akan membangun loyalitas para subscriber agar tetap setia kepada channel yang sudah kamu buat.

Sehingga, sudah pasti bahwa untuk mempertahankan jumlah subscriber dan meningkatkan jumlahnya diperlukan strategi, salah satunya adalah konsisten untuk selalu memberikan update konten secara rutin.

6. Memperhatikan kenyamanan para subscriber

Saat kamu melakukan update konten, pastikan untuk memperhatikan kenyamanan para subscriber juga, ya!

Kebanyakan para pelanggan menyukai informasi yang disampaikan secara jelas, padat, dan tanpa basa basi.

Sehingga, kamu harus membatasi jumlah kata yang akan digunakan dalam konten tersebut.

Dalam hal ini, sudah terlihat bahwa para pelanggan channel lebih menyukai informasi yang to the point atau singkat, pada, dan langsung pada intinya.

Biar tidak terlalu monoton, kamu dapat menggunakan emoji sebagai bentuk ekspresi saat menyampaikan kata-kata tersebut.

Selain berbentuk pesan teks, kamu juga bisa membuat konten berupa gambar, ilustrasi, infografis, video, atau yang lainnya.

7. Menampilkan gambar dalam konten informasi

Cara ini masih berkaitan dengan ketika kamu melakukan update konten secara konsisten.

Kamu dapat menambahkan gambar atau ilustrasi agar informasi yang disampaikan tidak hanya berupa kata-kata saja.

Apalagi jika konten yang kamu berikan membutuhkan penjelasan visual, tentu gambar sangat diperlukan agar dapat menarik perhatian para member.

Jadi, setiap kali kamu akan update konten, pastikan untuk menyertakan gambar menarik yang dipasang pada awal pembahasan, ya!

Meskipun topiknya berbeda-beda, tetapi dengan adanya gambar akan selalu memberikan kesan menarik untuk dibaca.

Bahkan, ada yang mengatakan bahwa satu gambar dapat mewakili kalimat dengan jumlah 1000 kata, lho.

8. Aktif di grup lain yang relevan

Walaupun kamu adalah pemegang atau admin sebuah channel Telegram saat ini, namun tidak ada salahnya untuk bergabung ke dalam grup lain dengan topik yang masih relevan.

Hal ini akan memudahkan kamu untuk mendapatkan banyak informasi serta ilmu baru yang dapat dibagikan pula ke dalam channel yang sedang kamu kelola.

Semakin banyak kamu bergabung dengan grup yang relevan, maka semakin banyak ilmu yang dapat kamu ambil nantinya.

Dengan bergabung di grup dengan topik yang sama, maka akan banyak sekali ide-ide baru untuk membuat konten untuk channel kamu.

Selain diskusi yang menambah wawasan mengenai topik yang kamu minati, di situ pasti akan ada banyak pertanyaan di topik yang sama, sehingga bisa dijadikan sebagai bahan konten.

9. Promosikan di media sosial

Apabila kamu memiliki akun media sosial, seperti Facebook dan Instagram, maka dapat langsung promosikan channel Telegram di sana.

Promosi di media sosial sangat besar pengaruhnya untuk meningkatkan jumlah followers channel Telegram.

Apalagi jika media sosial yang kamu miliki memiliki jumlah followers yang sudah banyak, tentu hal ini tidak akan menyulitkan, bukan?

Cara promosinya juga cukup mudah, kamu hanya perlu membuat postingan dengan caption singkat beserta link channel Telegram-nya.

Jika ada orang yang tertarik untuk bergabung, maka mereka hanya tinggal klik dan otomatis sudah berada di dalam channel tersebut.


Baca juga: Cara Membuat Channel Telegram sekaligus Mengelolanya


***

Itulah beberapa cara menambah subscriber channel Telegram secara organik yang bisa kamu lakukan.

Dengan melakukan cara-cara di atas, maka kesempatan untuk mendapatkan followers banyak di Telegram pun bukan sekadar ekspektasi saja.

Bagaimana, tertarik untuk mencoba?

Default image
Redaksi
Artikel ini officially diposting oleh Admin Klikjon.com. Telusuri konten-konten kami lainnya, ya! Have a nice day!

Leave a Reply