cara menghasilkan uang dari telegram

10 Ide Bisnis Cara Menghasilkan Uang dari Telegram

Merinci berbagai cara menghasilkan uang dari Telegram. Ada 10 ide bisnis yang bisa kita jalankan dengan Telegram.

Di zaman sekarang, berbisnis bisa dilakukan di mana saja, dengan media apa saja.

Kita sudah nggak perlu lagi menyewa kios, toko, ruko, atau bangunan komersil lain untuk menjalankan bisnis.

Dengan kekuatan internet, bisnis model apapun bisa kita jalankan untuk memasarkan produk atau jasa yang kita miliki.

Bahkan, sekarang banyak bermunculan ide bisnis baru yang bisa dijalankan hanya dengan otak-atik laptop dan HP berkat adanya internet.

Salah satu platform yang bisa kita gunakan adalah Telegram.

Di Telegram, ada banyak ide bisnis untuk menghasilkan uang.

Nah, di sini Klikjon akan mengulas bagaimana cara menghasilkan uang dari Telegram.

Ulasan berikut ini berupa 10 ide bisnis yang bisa dijalankan melalui platform Telegram.

Penasaran kan apa saja ide bisnisnya?

Simak saja terus ulasan berikut ini sampai selesai, ya!

1. Developer Bot Telegram

Ide bisnis pertama yang bisa dijalankan di Telegram adalah menjadi developer bot Telegram.

Sederhananya, bot ini adalah semacam akun mesin yang diciptakan untuk melakukan satu tugas tertentu secara otomatis di Telegram.

Di Telegram, ada banyak jenis bot yang bisa digunakan, contohnya:

  1. Bot Anonymous Chat yang memungkinkan kita bisa berinteraksi dengan orang asing secara anonim.
  2. Delall bot yang membantu kita menghapus seluruh pesan chat secara massal di suatu grup.
  3. Themer Bot yang membantu membuat tema untuk aplikasi Telegram berdasarkan gambar yang kita kirim.

Selain itu, masih ada banyak lagi bot di Telegram dengan fungsi yang berbeda-beda.

Nah, dari mana bot-bot ini bisa menghasilkan uang dari Telegram?

Ada banyak jalan rezeki yang dapat dihasilkan dari bot ini atau anda bisa kunjungi Bizbox.id, situs yang mengulas ide keuangan dan bisnis.

Salah satunya, jika kamu berhasil menciptakan bot dengan fungsi tertentu, kamu bisa mematok harga untuk membership setiap bulannya.

Contohnya pada bot Anonymous Chat. Bot ini mematok harga membership agar pengguna bisa menggunakan salah satu layanannya.

Selain itu, sering juga bot-bot ini menyediakan ruang untuk donasi untuk keperluan pengembangan bot yang digunakan tersebut.

Contohnya di sini ada Themer Bot yang menyediakan ruang donasi bagi pengguna-penggunanya.

2. Mengelola Channel Telegram

Selanjutnya, cara menghasilkan uang dari Telegram bisa dilakukan dengan membuat dan mengelola channel Telegram.

Bisa dibilang, channel ini merupakan salah satu fitur andalan dari Telegram, secara fitur ini jarang ditemukan di aplikasi chat lainnya.

Channel di Telegram tentu berbeda dengan grup. Di channel, yang bisa mengirimkan pesan chat hanya si empunya channel tersebut alias si admin.

Adapun anggota yang disebut subscriber atau pelanggan hanya bisa menikmati konten-konten yang dibuat si admin.

Konten di sini juga tidak hanya berupa teks, tapi juga berupa media seperti gambar dan video.

Nah, untuk menghasilkan uang dari Telegram menggunakan fitur channel ini, maka kita harus membuat channel dan mengelolanya supaya ada banyak subsciber-nya.

Pilih salah satu niche yang kamu sukai untuk channel kamu. Misal: ulasan film, game, investasi, dan lain sebagainya.

Dengan banyaknya subscriber, maka ada banyak jalan rezeki yang bisa dihasilkan channel Telegram.

Kita bisa menjual produk yang berkaitan dengan niche channel kita misalnya.

Misal, channel kamu membahas seputar game PUBG. Maka, kamu bisa menjual item PUBG atau bahkan akun PUBG.

Selain itu, kita juga bisa mengiklankan produk orang lain melalui channel kita dengan bayaran tertentu.

Dan yang paling ekstrem, kita juga bisa menjual channel kita yang sudah banyak subscriber-nya.


Baca juga: Cara Menulis di Telegram secara Otomatis dengan Bot Nulis


3. Mengelola Grup Telegram

Selain channel, di Telegram ada juga fitur grup.

Grup di Telegram sebenarnya juga sama seperti yang ada di aplikasi-aplikasi chat lainnya.

Bedanya, grup di Telegram mampu menampung hingga 200 ribuan anggota.

Ini merupakan salah satu fitur yang powerful dari Telegram, di mana aplikasi chat lain seperti WhatsApp hanya mampu menampung 200-an anggota pada fitur grup-nya.

Grup di Telegram juga berbeda dengan fitur channel.

Jika channel hanya mengizinkan si admin dalam mengirimkan pesan chat, sementara grup siapapun bisa mengirimkan pesan, karena memang grup digunakan untuk ruang diskusi.

Lalu, bagaimana caranya agar grup Telegram bisa menghasilkan uang?

Cara kerjanya sebenarnya sama saja dengan channel Telegram.

Yaitu, kita buat dahulu grup Telegram dengan memilih satu niche tertentu.

Ada banyak niche yang bisa kamu gunakan, seperti: grup film, grup jual-beli, grup PUBG, grup trading saham, dan lain sebagainya.

Pilih saja niche yang kamu suka dan minati.

Selanjutnya, kamu perlu memikirkan bagaimana caranya agar grup tersebut bisa ramai anggota.

Dengan grup yang banyak anggota dan aktif, maka akan ada banyak jalan rezeki yang bisa diciptakan.

Salah satunya, kita bisa berjualan produk atau jasa yang sesuai dengan niche grup kita.

Atau, kita bisa juga mengiklankan produk atau jasa orang lain yang masih berkaitan dengan topik grup kita.

Selain itu, kita bisa mengikuti program affiliate marketing dan memasarkan produknya di grup.

Dan, masih banyak lagi jenis bisnis yang bisa kamu jalankan dengan grup Telegram yang sudah ramai.

4. Jualan Pulsa lewat Telegram

Kalau dipikir-pikir, ternyata jualan pulsa memiliki prospek yang cukup menjanjikan juga.

Apalagi, jualan pulsa tidak memerlukan modal yang besar. Hanya dengan 50.000 rupiah, kita sudah bisa deposit awal untuk mendaftar menjadi agen pulsa.

Jika diilustrasikan, berikut prospek jualan pulsa yang bisa kita jadikan sebagai peluang:

  • Rata-rata keuntungan per transaksi: Rp 1.600,-.
  • Rata-rata penjualan harian: 30 transaksi.
  • Rata-rata laba per hari: Rp 48.000,-
  • Perkiraan keuntungan per bulan: Rp 1.440.000,-

Itu cuma hitungan kasar yang bisa saja lebih tinggi atau lebih rendah. Tergantung banyak faktor.

Namun, yang membedakan di sini adalah kita bisa berjualan pulsa melalui platform Telegram sebagai alat transaksi.

Dengan menggunakan Telegram, kita bisa menghemat barang 50 hingga 100 rupiah per transaksi jika dibandingkan dengan SMS.

Selain itu, transaksi pulsa lewat Telegram juga dinilai lebih cepat dan stabil.

Lalu, bagaimana cara memulai berjualan pulsa via Telegram?

  1. Cari dulu server pulsa yang menyediakan sistem transaksi via Telegram.
  2. Tanyakan seputar mekanisme untuk menjadi agen pulsa.
  3. Gali informasi seputar harga produk secara update.
  4. Daftar sebagai agen penjualan pulsa jika sudah cocok.
  5. Mengisi saldo deposit yang biasanya minimal sebesar Rp 50.000,-.
  6. Sudah, kamu sudah bisa berjualan pulsa.

Ada banyak server pulsa yang terpercaya dan menyediakan sistem transaksi menggunakan Telegram.

Kamu bisa cari di Google, pasti sudah bertebaran di sana.

5. Menjual Barang di Telegram

Menjual barang sebenarnya bisa dilakukan di mana saja, baik di toko offline maupun marketplace macam Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak.

Salah satu platform yang bisa kita gunakan untuk berjualan adalah Telegram.

Sebagaimana yang sudah kita tahu, di Telegram ada fitur yang namanya grup publik, di mana siapa saja bisa bergabung di grup tersebut tanpa perlu undangan dari admin grup.

Nah, ada banyak grup publik di Telegram yang memang dikhususkan untuk menjual barang-barang tertentu.

Mulai dari jual-beli barang bekas, jual-beli mobil, jual-beli HP, jual-beli antam, sampai jual-beli akun PUBG pun ada.

Selain itu, kita juga bisa menemukan grup jual beli berbasis wilayah, seperti: jual-beli area Jakarta, jual-beli area Bandung, jual-beli area Surabaya, dan lain sebagainya.

Sesimpel kita cari di kolom pencarian Telegram saja.

Tentunya, untuk menjual barang, maka kita perlu memiliki stok produk terlebih dahulu.

Kalaupun tidak memiliki stok sendiri, kita bisa menjual barang milik orang lain dengan sistem reseller atau dropship.

6. Menjadi Buzzer di Telegram

Kalau kamu sudah biasa bermain social media, pasti sudah nggak asing lagi dengan istilah buzzer.

Buzzer bisa dibilang profesi yang baru muncul belakangan ini dan belum banyak ditekuni oleh orang-orang.

Singkatnya, buzzer ini bertugas untuk mengangkat suatu isu untuk diviralkan, baik berupa promosi suatu produk, tokoh, kandidat, atau untuk menjatuhkan pesaingnya.

Dalam beberapa jenis bisnis, penggunaan jasa buzzer terkadang dibutuhkan untuk strategi pemasarannya.

Sebagai contoh, belakangan ini sempat ramai isu seputar climate change atau perubahan iklim.

Nah, di situ, banyak perusahaan yang menyewa jasa buzzer untuk mempromosikan agar masyarakat lebih sadar dalam menjaga lingkungan, dimulai dengan hal kecil seperti mengurangi penggunaan plastik.

Untuk menjadi seorang buzzer, biasanya harus memiliki banyak pengikut di social media.

Meski begitu, ada juga buzzer yang bertugas hanya untuk ikut nimbrung meramaikan saja pada topik-topik tertentu.

Kita bisa menjadi buzzer yang aktif di grup-grup Telegram, atau di channel kita yang sudah memiliki banyak subscriber.

7. Jual Akun Mobile Legend di Telegram

Kamu hobi main ML dan otak-atik Telegram?

Sebuah kombinasi yang cocok. Karena, di Telegram sangat ramai orang berjualan akun game Mobile Legend.

Game Mobile Legend sendiri belakangan ini sangat ramai dimainkan oleh anak-anak muda.

Bahkan, mereka rela menggelontorkan banyak uang untuk belanja item seperti skin dan hero.

Dan, nggak sedikit pula yang mau membeli akun Moblie Legend yang sudah banyak memiliki skin dan hero.

Maka dari itu, ini bisa menjadi satu bisnis yang bagus, apalagi jika kamu memang hobi bermain Mobile Legend.

Untuk harganya pun sangat bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Itu tergantung seberapa tinggi level dan seberapa mahal skin dan hero yang dimiliki.

Nah, di Telegram, kamu bisa mencarinya di grup-grup jual-beli akun ML.

Ada banyak grup yang bisa kamu ikuti di sana.

Setelah bergabung dalam grup, kamu bisa langsung berjualan akun ML di sana.


Baca juga: Cara Agar Telegram Terlihat Offline dengan Menonaktifkan Status Online


8. Jual Akun PUBG di Telegram

Selain Mobile Legend, akun game yang sampai sekarang masih populer adalah PUBG.

Sampai sekarang, game PUBG ini masih saja digandrungi oleh anak-anak muda.

Bahkan, banyak juga yang rela membelanjakan hartanya untuk membeli UC.

UC sendiri adalah sejenis mata uang yang digunakan untuk belanja item di dalam game PUBG.

Ini menunjukkan bahwa bisnis jualan yang berhubungan dengan PUBG masih terbilang cukup menjanjikan.

Apalagi jika kamu juga hobi dengan game PUBG ini, berjualan UC atau akun PUBG tentu menjadi satu aktivitas baru yang bisa dinikmati.

Nah, untuk penjualannya, kita bisa menggunakan platform Telegram sebagai medianya.

Di Telegram saja, ada banyak grup publik yang memang khusus untuk jual-beli akun PUBG atau yang berkaitan dengannya.

Kamu bisa cari di kolom pencarian Telegram dengan kata kunci ‘jual beli akun pubg’, maka di situ akan muncul banyal grup publik yang bisa kamu ikuti secara bebas.

9. Jual Akun Instagram di Telegram

Selain akun game, sekarang banyak juga dijual akun-akun social media seperti Instagram.

Mungkin sudah banyak yang tahu, bahwa Instagram merupakan salah satu media promosi yang cukup efektif saat ini.

Maka dari itu, banyak dari pebisnis yang membeli akun Instagram dengan banyak followers sebagai media untuk keperluan promosi produk mereka.

Biasanya, mereka akan membeli akun-akun yang masih berkaitan dengan produk jualan mereka.

Misal, produk yang dijual adalah kosmetik atau skincare, maka akun Instagram yang dicari adalah yang masih berhubungan dengan kecantikan.

Ini dapat dilihat dari konten-konten yang diposting, followers yang kebanyakan perempuan, dan engagement yang diberikan dalam setiap kontennya.

Selain itu, semakin tinggi jumlah followers juga menentukan nilai jual. di samping relevansi dan engagement yang diberikan.

Nah, untuk berjualan akun Instagram, kita perlu membuat akun Instagram untuk dikembangkan supaya banyak followers-nya.

Ada banyak niche yang bisa kamu pilih, mulai dari kecantikan, fashion, ulasan film, olahraga, herbal, dan masih banyak lagi.

Biasanya, orang-orang yang berbisnis jualan akun Instagram seperti ini akan langsung membuat banyak akun lalu mengupdate kontennya setiap hari demi mendongkrak jumlah followers.

Istilahnya adalah ‘ternak akun’.

Setelah ada akun yang naik followers-nya, maka kita bisa menjualnya di berbagai platform, salah satunya ya Telegram.

Ada banyak grup bertebaran di Telegram yang memang khusus untuk jual-beli akun Instagram.

Kamu bisa menawarkan produk akun Instagram kamu di sana.

10. Jual Akun TikTok di Telegram

Nah, ini juga mirip-mirip dengan poin sebelumnya.

Selain akun Instagram, nyatanya sekarang akun TikTok juga banyak dijual di pasaran.

Tak bisa dipungkiri juga, bahwa TikTok juga bisa menjadi salah satu platform yang efektif untuk berjualan produk.

Maka dari itu, banyak dari kalangan pebisnis online yang mencari akun TikTok dengan followers tinggi untuk dikembangkan menjadi alat promosi produk mereka.

Untuk memulainya, kamu bisa membuat akun TikTok lalu mengupdate konten-nya setiap hari untuk mendongkrak jumlah followers-nya.

Tentu saja, akun-akun yang laku di pasaran adalah akun yang sudah banyak followers-nya.

Selain itu, data seperti engagement rate juga bisa meningkatkan nilai jual akun TikTok kamu.

Ketika sudah ada yang layak jual, maka kamu bisa menawarkannya di Telegram.

Ada banyak grup publik yang khusus untuk jual-beli akun TikTok di Telegram yang bisa kamu ikuti.


Baca juga: Cara Menghapus Kontak Telegram Paling Cepat dan Permanen


***

Nah, itulah 10 ide bisnis media sosial, bagaimana cara menghasilkan uang dari Telegram.

Intinya, untuk mendapatkan uang, maka ada banyak waktu dan effort untuk dikorbankan.

Artinya, tidak ada cara yang instan untuk memulai bisnis apapun.

Bagaimana, sudah menemukan ide untuk mendapatkan uang dari Telegram?

Share saja di kolom komentar, ya!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.